Posted by admin on 2026-05-06 11:14:49 |
Visits: 118
Pandeglang, Banten – Tiga dosen dari Universitas Pamulang, yakni Romi
Andrianto, Muhamad Arief, dan Khairudin, melaksanakan kegiatan pengabdian
kepada masyarakat di Pondok Pesantren As-Sittu, Pandeglang, Banten. Kegiatan
ini turut melibatkan dua orang mahasiswa sebagai bagian dari implementasi Tri
Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Program yang dilaksanakan mengusung tema “Pelatihan Desain Grafis dan
Konten Kreatif Islami untuk Sarana Dakwah Digital”. Kegiatan ini ditujukan
kepada para santri yang berusia antara 13 hingga 18 tahun, dengan tujuan
meningkatkan keterampilan digital sekaligus membekali mereka dengan kemampuan
berdakwah melalui media kreatif.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta diperkenalkan pada dasar-dasar desain grafis, mulai dari penggunaan aplikasi desain hingga teknik pembuatan konten visual yang menarik dan bernilai Islami. Selain itu, para santri juga diberikan pemahaman tentang pentingnya dakwah di era digital, termasuk bagaimana memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan pesan-pesan kebaikan.
Romi Andrianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan
dapat membuka wawasan para santri terhadap peluang dakwah digital yang semakin
luas di era teknologi saat ini. “Kami ingin para santri tidak hanya memahami
ilmu agama, tetapi juga mampu menyampaikannya secara kreatif dan relevan dengan
perkembangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Muhamad Arief menambahkan bahwa kemampuan desain grafis dan
pembuatan konten merupakan keterampilan penting yang dapat menjadi bekal masa
depan. “Dengan keterampilan ini, para santri dapat menjadi kreator konten
Islami yang inspiratif dan berdampak positif bagi masyarakat luas,” katanya.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pimpinan Pondok Pesantren As-Sittu, Ustadz Wawan. Ia mengapresiasi inisiatif para dosen Universitas Pamulang yang telah memberikan pelatihan yang bermanfaat bagi para santri. “Kami sangat berterima kasih atas ilmu yang diberikan. Ini menjadi bekal berharga bagi santri kami dalam menghadapi tantangan zaman digital,” ungkapnya.
Para santri terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai
dari sesi pemaparan materi hingga praktik langsung membuat desain dan konten
kreatif. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para santri dapat terus
mengembangkan kemampuan mereka dan berkontribusi dalam dakwah digital yang
positif dan inspiratif.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia
akademik dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menciptakan generasi muda yang
tidak hanya religius, tetapi juga kreatif dan adaptif terhadap perkembangan
teknologi.